Hindari Jebakan Paylater Ilegal, Jangan Sampai Jadi Korbannya Ya

  • September 9, 2021

Kemudahan pay later ibarat dua mata pisau yang tajam. Di sisi lain sangat membantu saat dibutuhkan, tapi di sisi lainnya justru bisa menusuk penggunanya. Namun, hal tersebut bisa dihindari jika memilih pay later yang tepat. Jangan sampai terjebak pay later ilegal yang akan membuat hidup kamu tidak berkesudahan.

Harus diakui bahwa aplikasi pinjaman uang online cepat menjadi salah satu yang tidak bisa dipisahkan pada saat ini. Apalagi di saat pandemi seperti saat ini, hanya fintech yang bisa memberikan pinjaman modal dengan proses yang mudah dan cepat tanpa survey sama sekali.

Namun begitu, tetap harus disertai dengan kewaspadaan memilih pay later yang benar. Berikut ini adalah langkah-langkah yang perlu diwaspadai dalam menghindari jebakan pay later ilegal.

Fee tinggi banget dan gak rasional

Untuk fee pay later biasanya mengambil biaya admin paling tidak 1% dari total pinjaman. Misalnya jika yang terpakai untuk bayar pulsa token listrik Rp100.000 makan fee yang diambil hanya Rp1.000. Namun, ada juga yang menerapkan biaya admin flat. Tergantung platform nya masing-masing. 

Untuk pay later ilegal bisa seenaknya menentukan fee karena tidak ada regulator atau terhubung dengan asosiasi manapun. Sehingga jika terjadi demikian, yang dirugikan adalah nasabah atau konsumennya. 

Bunga tidak wajar

Pay later ilegal biasanya memberikan bunga yang sangat tinggi melebihi dari batas ketentuan yang ditetapkan oleh Asosiasi Fintech Pendanaan Bersama Indonesia.  Perlu diketahui bahwa bunga yang ditetapkan oleh AFPI  adalah sebesar maksimal 0,8% per hari atau sekitar 24% per bulan.

Dengan standar tersebut kita bisa memilih mana yang memang sudah mengikuti standar dan mana yang diluar standar yang sudah ditetapkan. Untuk fintech yang menjadi anggota asosiasi, bisa dilaporkan jika nasabah mengalami kendala ataupun masalah terkait dengan bunga yang tinggi melebihi batas standar yang sudah disepakati oleh AFPI.

Tenor Pendek 

Seperti layaknya seorang rentenir, beberapa pay later ilegal memang sengaja membuat tenor main pendek dengan maksud agar nasabah tidak segera melunasinya sehingga bunga yang dibayarkan akan terus berlipat ganda. Informasi tersebut kadang-kadang tidak disampaikan kepada nasabah secara transparan.

Berbeda dengan pay later resmi yang sudah terdaftar di OJK wajib memberikan informasi berapa lama tenor pinjamannya, bunganya, bahkan hingga dendanya jika mengalami keterlambatan. Sehingga nasabah sudah mengetahui dari awal konsekuensi-konsekuensi yang harus dihadapi ketika terjadi keterlambatan dalam pembayaran.

Penawaran lewat SMS atau WA 

Paling sering dilakukan oleh fintech ilegal adalah dengan mencuri data seperti nomor telepon dari konter-konter pulsa kemudian dilakukan blast SMS atau WA. Berisi tentang penawaran pinjaman. 

Jadi, saat kamu membeli pulsa lewat konter, usahakan tidak ada catatan oleh si petugas konter pulsa, cukup serahkan kertas lalu buang kertasnya. Atau lakukan pembelian pulsa secara online lewat provider resmi sehingga data-data peribadi kamu tetap aman. 

Kredivo tawarkan cicilan 0% persen tenor 3 bulan

Salah satu pay later yang direkomendasikan adalah aplikasi pinjaman uang online cepat seperti Kredivo. Mengapa Kredivo? Karena Kredivo punya produk pay later yang bikin kamu bahagia. Kini Kredivo punya fitur cicilan 3 bulan dengan bunga nol persen. Cukup bayar biaya adminnya aja sebesar 1% per bulan. 

Transaksinya bisa dilakukan secara online maupun offline, khusus untuk cicilan belanja bukan untuk pinjaman tunai. Untuk pay later online bisa diakses langsung lewat marketplace dan nanti pilih pembayaran lewat Kredivo dengan skema bayar dalam 30 hari dan 3 bulan.

Untuk pay later offline, tinggal datang ke konter atau merchantnya, lalu transaksi menggunakan scan barcode. Beberapa merchant yang sudah bekerja sama dengan Kredivo seperti McD, IKEA, Electronic City, Erafone dan lain sebagainya.

Kelebihannya, Kredivo punya jaringan merchant yang cukup luas lebih dari +1000 merchant yang di Indonesia termasuk beberapa marketplace besar seperti Tokopedia, JD.ID, Blibli, Bukalapak dan juga Shopee.  

Untuk pay later yang ditawarkan oleh Kredivo kini tenornya menjadi lebih panjang yaitu pilihan tenor 30 hari dan 3 bulan dengan bunga nol persen. Untuk cicilan nol persen ini tidak berlaku untuk pinjaman tunai. Untuk cicilan 6 bulan dan 12 bulannya tetap dikenakan bunga cicilan sebesar 2,6% per bulan. 

Submit A Comment

Must be fill required * marked fields.

:*
:*